Minggu, 21 Juni 2020

RPP 1 LEMBAR

*RPP 1 Lembar SMA-SMP-SD Gratis Revisi 2020*
*RPP 1 Lembar SMA/SMK*
1. RPP PPKn SMA/SMK
https://bit.ly/2R8yNwU
2. RPP Bahasa Indonesia SMA/SMK
https://bit.ly/3779u3O
3. RPP Sejarah Indonesia SMA/SMK
https://bit.ly/2R8H4RG
4. RPP Bahasa inggris SMA/SMK
https://bit.ly/3ajyDuh
5. RPP Bahasa Jerman SMA/SMK
https://bit.ly/2G2ubSv
6. RPP Matematika Wajib SMA/SMK
https://bit.ly/2TDW2kf
7. RPP Matematika Peminatan SMA/SMK
https://bit.ly/2TF1AuS
8. RPP Fisika SMA/SMK
https://bit.ly/2G0RcWb
9. RPP Kimia SMA/SMK
https://bit.ly/3asyDYL
10. RPP Biologi SMA/SMK
https://bit.ly/2R7JbVx
11. RPP Ekonomi SMA/SMK
https://bit.ly/38n53SN
12. RPP Geografi SMA/SMK
https://bit.ly/2G2XPXM
13. RPP Sosiologi SMA/SMK
https://bit.ly/2txlXzk
14. RPP PJOK SMA/SMK
https://bit.ly/2sI3eAK
15. RPP PAI-BP SMA/SMK
https://bit.ly/2TFRfhV
16. RPP Sejarah Peminatan SMA/SMK
https://bit.ly/2TKcyPo
>>>>>>>>><<<<<<<<<
*RPP 1 Lembar SMP*
RPP 1 Halaman Bahasa Inggris
https://bit.ly/2uFjZwV
RPP 1 Halaman Bahasa Indonesia
https://bit.ly/380qTLK
RPP 1 Halaman MTK
https://bit.ly/2tQJP0z
RPP 1 Halaman IPA
https://bit.ly/2FEGa8T
RPP 1 Halaman IPS
https://bit.ly/35MiXw2
RPP 1 Halaman PKN
https://bit.ly/2TcOJQh
RPP 1 Halaman PJOK
https://bit.ly/35IPnaz
RPP 1 Halaman PAI
https://bit.ly/2uCHRkJ
RPP 1 Halaman Seni Budaya
https://bit.ly/30iz8zZ

>>>>>>>>><<<<<<<<<
*RPP 1 Lembar SD/MI*
*RPP 1 Halaman Kelas 1*
https://bit.ly/35YNPKQ
*RPP 1 Halaman Kelas 2*
https://bit.ly/375AkZU
*RPP 1 Halaman Kelas 3*
https://bit.ly/2rrYQVU
*RPP 1 Halaman Kelas 4*
https://bit.ly/2sfDPy0
*RPP 1 Halaman Kelas 5*
https://bit.ly/2s6Ubcn
*RPP 1 Halaman Kelas 6*
https://bit.ly/2ZrqrDe

*salam Mengajar*

Senin, 18 Mei 2020

RENUNGAN PENGHUJUNG RAMADHAN

KINI RAMADHANKU DI PENGHUJUNG SENJA

 Sahabat ...

💫 Tak lama lagi kita akan berpisah dengan bulan Ramadhan..

⛓ Laksana bahtera, perlahan ia mulai mengangkat jangkar dan siap untuk berlayar..

🎯 Sebelas bulan lamanya dia akan meninggalkan kita, untuk kemudian berlabuh kembali di hati-hati orang-orang yang beriman pada tahun berikutnya.

🌅 Ibarat sang surya, perlahan ia mulai tenggelam bersama megah merah di ujung ufuk.

🔄 Semua begitu cepat ...
Hangatnya dekapan kedatangannya belum juga hilang, kini ia kembali mendekap untuk pergi.

🌴 Tapi yang jelas dia masih di sini. Dia belum berlayar ataupun tenggelam ...

🌹 Untukmu yang selama ini telah mengisi hari-harinya dengan beragam kebaikan, maka sempurnakan amalanmu di sisa waktu yang ada.

❓ Namun bila sebaliknya,
maka perbaikilah amalanmu sebelum ia benar-benar pergi berlalu

❣ Ingatlah.!! ❣

💌 _Bahwa amalan itu dinilai pada akhirnya._

✅ Bila engkau kehilangan awal ramadhan, maka jangan sampai engkau kehilangan akhirnya.

✅ Bila engkau lalai pada awalnya, maka kini masanya untuk bersungguh-sungguh.

✍ Suatu kali Fudhail bin Iyadh pernah bertemu dengan seseorang.

Beliau lantas bertanya padanya : "Berapa umur anda?".

"Enam puluh tahun", jawab laki-laki itu.
"Kalau begitu sejak enam puluh tahun yang lalu anda sudah berjalan menuju Allah dan perjalananmu hampir saja tiba."

"Innalilahi wa innailaihi roji'un", ujar lelaki itu.

Apakah anda tahu maknanya?" Tanya Fudhail.

Lelaki itu menjawab : "Ya, saya tahu. Saya adalah hamba Allah dan hanya kepada-Nya saya akan kembali."


Fudhail lalu menasehatinya :

ﻳﺎ ﺃﺧﻲ، ﻣﻦ ﻋﺮﻑ ﺃﻧﻪ ﻟﻠﻪ ﻋﺒﺪ، ﻭأنه ﺇﻟﻴﻪ ﺭﺍﺟﻊ، ﻓﻠﻴﻌﻠﻢ ﺃﻧﻪ ﻣﻮﻗﻮﻑ ﺑﻴﻦ ﻳﺪﻳﻪ، ﻓﻠﻴﻌﻠﻢ ﺍﻧﻪ ﻣﺴﺌﻮﻝ، وﻣﻦ ﻋﻠﻢ ﺃﻧﻪ مسئول ﻓﻠﻴﻌﺪ ﻟﻠﺴﺆﺍﻝ ﺟﻮﺍﺑﺎ"

*"Wahai saudaraku ...*
*Barangsiapa yang menyadari bahwa dirinya adalah hamba Allah dan hanya kepada-Nya ia kembali, hendaknya dia juga menyadari bahwa dia akan berdiri di hadapan-Nya dan akan ditanya (oleh-Nya).*

*Dan barangsiapa yang menyadari bahwa dirinya akan ditanya maka hendaknya ia mempersiapkan jawaban untuk pertanyaan tersebut*

Laki-laki itu pun  menangis , lantas bertanya kepada Fudhail : "Lalu apa yang harus aku perbuat?"

*"Mudah", jawab Fudhail.*

Apa? Semoga Allah merahmatimu." Tanya laki-laki itu lagi.

*Fudhail menjawab :*

ﺗُﺤﺴﻦ ﻓﻴﻤﺎ بقي، ﻳﻐﻔﺮ ﺍﻟﻠﻪ ﻟﻚ ﻣﺎﻗﺪ ﻣﻀﻰ ﻭﻣﺎ بقي، ﻓﺈﻧﻚ ﺇﻥ ﺃﺳﺄﺕ ﻓﻴﻤﺎ بقي ﺃُﺧﺬﺕ ﺑﻤﺎ ﻣﻀﻰ ﻭﻣﺎ بقي

*"Berbuat baiklah di sisa umurmu, niscaya Allah akan mengampuni apa yang telah lalu dan yang masih tersisa dari umurmu. Namun bila engkau berbuat keburukan pada apa yang masih tersisa niscaya engkau akan dihukum atas apa-apa yang telah lalu dan yang masih tersisa darimu."*

❣ *Sekali lagi ...* ❣

🌅 Senja belum berlalu...

⛓ Jangkar bahtera juga belum lagi terangkat...

❣ *Apa yang kau tunggu...?*

*Bergegaslah ...*

⌛ Lepaskanlah kepergian tamu yang mulia ini dengan amalan terbaik, agar imanmu bersemi sepanjang tahun. Hingga ia kembali dan melabuhkan hikmahnya di hatimu pada tahun yang akan datang...

🔥 Sungguh kerugian yang besar bila Ramadhan berlalu dan kita tidak termasuk hamba yang diampuni.

🌹 Rasulullaah Shalallahu 'alaihi wa salam bersabda :

رغم أنف رجل ذكرت عنده فلم يصلّ عليّ , ورغم أنف رجل دخل عليه رمضان ثـمّ انسلخ قبل أن يغفرله , ورغم أنف رجل أدرك عنده أبواه الكبر فلم يدخل الجنّة

*“Celakalah seseorang yang bila namaku disebut disisinya namun ia tidak membaca shalawat untukku,*

*Celakalah seseorang yang menemui bulan Ramadhan kemudian meninggalkannya namun ia belum diampuni.*

*Dan celakalah seseorang yang mendapati kedua orangtuanya telah menginjak usia lanjut, lalu tidak menyebabkannya masuk surga." (HR. At-Tirmidzi & Ahmad)*

💪 Bangkitlah saudaraku.
Selagi masih di ujung senja.

Selasa, 12 Mei 2020

Minggu, 10 Mei 2020

Info Pembelajaran Praktek Produktif, Tindak Lanjut UKK yang ditiadakan, Praktek Kerja Industri, Darurat Belajar Jika COVID belum segera berakhir

Assalamu'alaikum wr. wb.

Melaporkan hasil rapat terbatas Darurat COVID 19 via Vicon Kemendikbud dengan Direktur SMK, Kasubdit Kurikulum, 5 kepala SMK yang ditunjuk, dan beberapa org staf Subdit Kurikulum, perihal:
1. Pembelajaran Praktek Produktif
2. Tindak Lanjut UKK yang ditiadakan
3. Praktek Kerja Industri
4. Darurat Belajar Jika COVID belum segera berakhir
5. Lain_lain

*1 Pembelajaran Praktek Produktif*
Dengan berbagai pertimbangan, diputuskan
# Praktek Produktif yang tidak bisa dipandu langsung via daring diupayakan untuk diadakan di sekolah da dijadwal ulang agar tiap shift tidak terlalu banyak jumlah siswa dalam shift (menghindari adanya jarak yang berdekatan)
# Tetap menerapkan aturan protokol kesehatan yang diterapkan pemerintah (daerah/kota)
# Secara teknis diserahkan pada sekolah

*2. Uji Sertifikasi Kompetensi*
Karena UKK sudah ditiadakan, dan Sertifikat Kompetensi merupakan keharusan bagi lulusan, maka:
# Pengganti UKK adalah Uji Sertifikasi Kompetensi
# Pelaksanaan USK diberikan batas waktu sampai awal Agustus
# UKS bisa dilaksanakan dengan DU/DI seperti biasanya, atau Uji Lisensi oleh LSP
# Karena situasi masih seperti ini, juga menjelang Idhul Fitri,  waktu pelaksanaan juga terbatas, dimohon sekolah untuk segera merencakan pelaksanaan kegiatan tsb termasuk negosiasi dengan DU/DI penguji atau LSP/BNSP
# Semua aktivitas USK tetap mengacu pada protokol kesehatan yang berlaku

*3. Prakerin*
Karena Prakerin juga merupakan kekhasan SMK dan sekaligus media pembelajaran langsung terhadap iklim di Dunia Kerja, maka:
# Bagi yang sudah melaksanakan Prakerin meskipun belum sesuai alokasi waktu yang diagendakan, maka kepadanya bisa diberikan Sertifikat Prakerin (atas kesepakatan dengan DU/DI tempat Prakerin)
# Bagi yang belum melaksanakan Prakerin tetap didorong untuk bisa melaksanakan prakerin setelah kondisi kembali normal, dengan alokasi waktu dan materi Prakerin disesuaikan (sebisa tetap mengacu pada tujuan Prakerin)
# Bisa juga dengan pemberian tugas Proyek Work atau tugas_tugas lain yang dipandang bisa mengganti fungsi Prakerin
# Job Orientations mungkin juga dapat digunakan sebagai salah satu alternatif
# Semua aktivitas Prakerin tetap mengacu pada aturan pemerintah/daerah khususnya dalam hal protokol kesehatan

*4. Antisipasi Jika Perkembangan COVID 19 Belum*
Terdapat beberapa opsi dalam mensikapi terhadap perkembangan sikon yang ada, al:
# Jika COVID 19 Segera berakhir (mudah2an seperti itu), maka:
~ Tahun ajaran baru dimulai seperti pada kalender pendidikan yang sudah ada, dengan penyesuaian sesuai sikon.
~ Tahun ajaran baru dimulai pada pertengahan Agustus atau awal September, dengan asumsi pada bulan Juni sd Pertengahan Agustus dilakukan pemenuhan materi yang tertinggal pada bulan_bulan sebelumnya.
# Jika COVID 19 belum segera berakhir, maka:
~ Jika COVID 19 berakhir sampai September atau Oktober, kemungkinan terburuk yang akan diterapkan awal tahun ajaran baru dimulai Januari 2021 (opsi ini sangat tidak diharapkan).

Kondisi di atas memang tidak sesuai dengan standar yang diharapkan, namun mungkin merupakan opsi terbaik yang bisa dilakukan oleh sekolah dalam kondisi saat ini dan beberapa bulan ke depan.

*5. Lain_lain*
Dalam kesempatan yang singkat tadi juga diusulkan kepada BPK Direktur agar BOS bisa dicairkan TEPAT WAKTU

Sambil menunggu SE dari Direktorat yang insya Allah dikeluarkan dalam waktu secepatnya, tolong teman_teman bisa segera menyikapinya.

Tetap semangat, bersungguh2, Fokus, dan senantiasa
berharap dan yakin atas kemurahan dan pertolongan Allah, semoga Bencana Dunia ini segera berakhir, dan Dunia Pendidikan bisa segera melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya untuk mendidik anak bangsa untuk mencapai tujuan nasional.
Aamiin YRA

Demikian laporan hasil rapat terbatas dengan Direktur SMK dan beberapa pihak yang terkait sore tadi (Rabo, 6 Mei 2020 pukul 15.00 sd 17.15 WIB

*Salam dari bapak Direktur untuk semua elemen SMK di negeri ini*

Semoga bermanfaat dan semoga covid-19 segera sirna dg barokah bulan Ramadhan yang Mulia 🤲🏻🤲🏻🙏🙏

Wassalamualaikum  wr wb

Rabu, 06 Mei 2020

REFORMASI PENDIDIKAN

Rangkuman Kuliah Umum Mendikbud tentang Reformasi Pendidikan, 5 Mei 2020 :

1. Esensi pembelajaran dlm merdeka belajar adalah banyak tanya, banyak coba dan banyak karya;

2. Enam profil pelajar yg akan dibentuk dinamakan profil pelajar Pancasila : a) berfikir kritis, b) mandiri, c) kreatif, d) gotong royong, e) kebinekaan global, f) berakhlak mulia;

3. Kualitas guru itu yg terpenting, tidak bisa digantikan teknologi. Tetapi guru yg berkualitas harus menguasai teknologi.

4. Kurikulum itu seperti supermarket, mengambil barang sendiri sesuai kebutuhan.
Hendaknya guru bijak mengambil bahan/ materi sesuai kemampuan siswa.

5. Merdeka belajar itu dimaknai sebagai aktivitas belajar yg memberikan byk opsi dan menemukan cara2 baru yg inovatif. Karena di dunia nyata tdk pernah ditemukan satu jawaban benar.

6. Pembelajaran online masa covid 19 dg segala keterbatasan, ada 2 alternatif pilihan yakni tidak belajar sama sekali atau mencoba cara2 baru. Cara baru masa civid hendaknya diaplikadikan pasca covid 19. Masa covid adalah masa *memperkuat otot2 adaptif dan inovatif* ,  pasca covid memiliki Imun mental yg tinggi.

Kamis, 23 April 2020

PUASA DAN SHALAT TARAWIH

Puasa Ramadhan:


*Syarat Wajib Puasa* :-

1. Islam
2. Baligh
3. Berakal
4. Sihat
5. Bermukim (Tidak Musafir)
6. Suci (Dari Haid Dan Nifas)


*Syarat Sah Puasa* :-

1. Islam
2. Berakal & Mumayyiz
3. Suci (Dari Haid Dan Nifas)
4. Nyata masuknya bulan Ramadhan


*Rukun-Rukun Puasa*:-

1. Orang Yang Puasa
2. Berniat
3. Menahan Diri Daripada Perkara Yang Membatalkan Puasa


*Perkara Yang Membatalkan Puasa* :-

1. Makan Dan Minum Dengan Sengaja
2. Memasukkan Dengan Sengaja Benda Ke Dalam Rongga Yang Terbuka. *Seperti* (lubang 👃, 👂🏻👄 2 lubang kemaluan)
3. Muntah Dengan Sengaja.
4. Keluar Haid & Nifas
5. Gila
6. Murtad
7. Keluar Mani Dengan Sengaja
8. Bersetubuh Di Siang Hari

*Perkara Sunat Ketika Puasa* :-

1. Segera Berbuka Puasa
2. Berbuka Dengan Kurma/Juadah Manis
3. Baca Doa
4. Melambatkan Bersahur
5. Banyakkan Baca Al-Quran, Berzikir, Berselawat Dan Membuat Amal Kebajikan
6. Sentiasa Bersedekah
7. Jauhkan Diri Daripada Bercakap Perkara Yang Sia-Sia Dan Perbuatan Yang Tidak Membawa Manfaat
8. Mandi Junub Lebih awal Sebelum Masuk Waktu Subuh

*Makruh Ketika Puasa* :-

1. Bersuntik
2. Berbekam
3. Berkumur-Kumur
4. Memasukkan Air Ke Dalam Rongga Hidung Secara Berlebihan
5. Mandi Yang Berlebihan
6. Rasa Makanan Di Hujung Lidah

*5 HAL YG MENGHILANGKAN PAHALA PUASA*

1. Berdusta
2. Ghibah
3. Ado Domba
4. Sumpah palsu
5. Memandang seseorang dgn nafsu sahwat
6. mengeluarkan kata kata keji, cacian maki

*Golongan Yang Wajib Qada' Puasa* :-

1. Orang Sakit Yang Ada Harapan Untuk Sembuh
2. Orang Yang Musafir (Bukan Kerana Maksiat)
3. Orang Yang Kedatangan Haid Dan Nifas
4. Orang Yang Meninggalkan Niat Puasa
5. Orang Yang Sengaja Melakukan Perkara2 Yang Membatalkan Puasa
6. Orang Yang Pitam/Mabuk
7. Orang Yang Sangat Lapar Dan Dahaga


*Mereka Yang Di Kenakan Membayar Fidyah Puasa*:-

1. Mereka Yang Tidak Dapat Mngqada'kan Puasa Sehingga Masuk Ramadhan Kali Kedua - (Fidyahnya : 1 Cupak Beras Untuk Setiap Hari Yang Di Tinggalkan Di Samping Mengqada' Puasa) Bagi Setahun Tertinggal..
Kalau Tidak Di Qada' Sehingga Melampaui 2 Tahun Maka Di Kenakan 2 Cupak Tetapi Puasa Tetap Juga 1 Hari (Tiada Tambahan)

2. Orang Sakit Yang Tidak Ada Harapan Untuk Sembuh

3. Orang Yang Terlalu Tua Dan Tidak Berdaya Untuk Berpuasa

4. Orang Yang Ada Qada' Puasa Tetapi Meninggal Dunia Sebelum Sempat Berbuat Demikian (Fidyahnya : Di Buat Oleh Kerabat Si Mati/Di Ambil Daripada Harta Pusakanya)

5. Perempuan Yang Mengandung/Yang Menyusukan Anaknya Perlu Mengqada' Puasa Dan Membayar Fidyah 1 Cupak Beras Bagi Setiap Hari Yang Di Tinggalkan Sekiranya Dia Meninggalkan Puasa Kerana Bimbangkan Anaknya Tetapi Sekiranya Dia Takut Memudaratkan Pada Dirinya Dia Hanya Wajib Mengqada' Puasanya


*Kifarat Bersetubuh Di Bulan Ramadhan* :-

Orang Yang Bersetubuh Pada Siang Hari Bulan Ramadhan, Maka Kedua2 Suami Isteri Tersebut Perlu Mengqada' Puasa Berkenaan Dan Suami Wajib Membayar Kifarat (Denda) Seperti :-

1. Memerdekakan Seorang Hamba Mukmin L/P
(Sekiranya Tidak Mampu)

2. Berpuasa 2 Bulan Berturut-Turut Tanpa Terputus (Kalau Tidak Berdaya)

3. Memberi Makan Kepada 60 Orang Fakir Miskin
Walau Bagaimana Pun, Jika Persetubuhan Itu Di Lakukan Kerana Terlupa, Jahil Tentang Haramnya/Di Paksa Ke Atasnya Tidaklah Wajib Kifarat


*Tingkatan Puasa*:-

1. Puasa Umum - Sekadar Menahan Makan, Minum Dan Keinginan Berjimak

2. Puasa Khusus - Memelihara Mata, Telinga, Lidah, Tangan Dan Kaki Daripada Melakukan Dosa Selain Menahan Diri Daripada Perkara Di Atas

3. Puasa Khusus Al-Khusus - Merangkumi puasa Di Atas Dan Di Sempurnakan Pula Dengan Puasa Hati Daripada Semua Keinginan Zahir Dan Batin


*Mereka Yang Di Benarkan Meninggalkan Puasa* :-

1. Orang Yang Hilang Daya Upaya Seperti Sakit Yang Apabila Berpuasa Akan Menambahkan Keuzuran

2. Orang Musafir

3. Org Yang Terlalu Tua Dan Amat Lemah

4. Orang Yang Tersangat Lapar Dan Dahaga

5. Perempuan Hamil/Menyusukan Anaknya Yang Apabila Berpuasa Boleh Memudaratkan Diri/Anak Yang Di Susui Itu


# Selamat Menjalani Ibadah Puasa Kepada Umat Islam Mukminin Dan Mukminat..
Semoga Puasa Pada Tahun Ini Memberi Manfaat Kepada Kita..
Semoga Puasa Pada Tahun Ini Lebih Mudah Daripada Tahun Sebelumnya Dan Membanyakkan Kita Membuat Amal Ja'riah..
In Syaa ALLAH.
🤲🤲🤲

*Berbuka puasa dgn buah kurma + minum air putih*

Pendapat para ulama’ mengenai sholat tarawih jumlah rakaatnya 20 roka'at bukan 8 roka’at :

Berdasarkan dalil dan kaedah di atas, para ulama’ dalam mazhab Syafi’e (Syafi’iyyah) mengistinbatkan bilangan rakaatnya seperti berikut:

1) Disebutkan di dalam Mukhtashar Al-Muzani:

أَنَّ اْلإِمَامَ الشَّافِعِيَّ رحمه الله قَالَ: رَأَيْتُهُمْ بِالْمَدِينَةِ يَقُومُونَ بِتِسْعٍ وَثَلاَثِينَ وَأَحَبَّ إِلَيَّ عِشْرُونَ لأَنَّهُ رُوِيَ عَنْ عُمَرَ وَكَذَلِكَ بِمَكَّةَ يَقُومُونَ عِشْرِينَ رَكْعَةً يُوتِرُونَ بِثَلاَثٍ.

“Sesungguhnya Imam Syafi’e berkata: Aku telah melihat mereka di Madinah mendirikan (Solat Tarawih) denga 39 rakaat, dan aku menyukai 20 rakaat kerana telah diriwayatkan dari Umar. Dan begitu juga di Makkah, mereka mendirikan 20 rakaat dan mengerjakan Witir dengan 3 rakaat.”

2) Imam Nawawi berkata di dalam Syarh al-Muhazzab:

صَلاَةُ التَّرَاوِيحِ مِنَ النَّوَافِلِ الْمُؤَكَّدَةِ كَمَا دَلَّتْ عَلَى ذَلِكَ اْلأَحَادِيثُ الشَّرِيفَةُ الْمُتَقَدِّمَةُ وَهِيَ عِشْرُونَ رَكْعَةً مِنْ غَيْرِ صَلاَةِ الْوِتْرِ، وَمَعَ الْوِتْرِ تُصْبِحُ ثَلاَثًا وَعِشْرِينَ رَكْعَةً … عَلَى ذَلِكَ مَضَتِ السُّنَّةُ وَاتَّفَقَتِ اْلأُمَّةُ، سَلَفًا وَخَلَفًا مِنْ عَهْدِ الْخَلِيفَةِ الرَّاشِدِ عُمَرَ بْنِ الْخَطَّابِ رضي الله عنه وأرضاه – إِلىَ زَمَانِنَا هَذَا … لَمْ يُخَالِفْ فِي ذَلِكَ فَقِيهٌ مِنَ اْلاَئِمَّةِ اْلأَرْبعَةِ الْمُجْتَهِدِينَ إِلاَّ مَا رُوِىَ عَنْ إِمَامِ دَارِ الْهِجْرَةِ مَالِكٍ بْنِ أَنَسٍ رضي الله عنه اَلْقَوْلُ بِالزِّيَادَةِ فِيهَا، إِلىَ سِتٍّ وَثَلاَثِينَ رَكْعَةً…فِي الرِّوَايَةِ الثَّانِيَةِ عَنْهُ – مُحْتَجًّا بِعَمَلِ أَهْلِ الْمَدِينَةِ فَقَدْ رُوِيَ عَن نَافِعٍ أَنَّهُ قَالَ: أَدْرَكْتُ النَّاسَ يَقُومُونَ رَمَضَانَ بِتِسْعٍ وَثَلاَثِينَ رَكْعَةً يُوتِرُونَ مِنْهَا بِثَلاَثٍ

“Sholat Tarawih termasuk di dalam sholat Nawafil yang muakkad seperti mana yang ditunjukkan perkara itu oleh hadith-hadith yang mulia yang telah disebut terdahulu. Ia adalah sebanyak dua puluh rakaat selain dari sholat Witir. (Jika) bersama Witir maka ia menjadi 23 rakaat…atas jalan inilah berlalunya sunnah dan sepakat ummah, dari kalangan Salaf dan Khalaf dari zaman Khulafa’ ar-Rasyidin Umar ibn Al-Khattab, semoga Allah meredhainya dan dia meredhaiNya juga sampailah ke zaman kita ini…Tidak ada seorang pun ahli feqah dari kalangan empat imam mazhab (Hanafiyyah, Malikiyyah, Syafi’iyyah dan Hanabilah) membantah perkara ini, melainkan apa yang diriwayatkan dari Imam Dar al-Hijrah, Imam Malik bin Anas tentang pendapat yang lebih bilangannya pada sholat Tarawih kepada 36 rakaat…Dalam riwayat kedua daripada Imam Malik, iaitu dengan hujahnya beramal dengan amalan penduduk Madinah iaitu: Sesungguhnya diriwayatkan dari Nafi’ sesungguhnya dia berkata: Aku mendapati orang ramai mendiri Ramadhan (sholat Tarawih) dengan 39 rakaat dan mereka mendirikan Witir daripadanya sebanyak 3 rakaat…”

Syaikh Muhammad Ali ash-Shabuni menambah:

…أَمَّا الرِّوَايَةُ الْمَشْهُورَةُ عَنْهُ، هِيَ الَّتِي وَافَقَ فِيهَا الْجُمْهُورُ مِنَ الْحَنَفِيَّةِ وَالشَّافِعيَّةِ وَالْحَنَابِلَةِ عَلَى أَنَّهَا عِشْرُونَ رَكْعَةً وَعَلَى ذَلِكَ اتَّفَقَتِ الْمَذَاهِبُ اْلأَرْبعَةُ وَتَمَّ اْلإجْمَاعُ.

“Adapun riwayat yang masyhur daripada Imam Malik, iaitulah yang diittifaqkan Jumhur ulama’ dari kalangan Hanafiyyah, Syafi’iyyah dan Hanabilah atas sholat Tarawih itu 20 rakaat. (Oleh itu) atas sebab perkara itulah (iaitu riwayat yang kedua ini), maka jadilah (sholat Tarawih sebanyak 20 rakaat) adalah ittifaq empat mazhab dan lengkaplah (ia menjadi) ijma’.”

3) Imam Nawawi juga menyebutkan di dalam Al-Majmu’:

مَذْهَبُنَا أَنَّهَا عِشْرُونَ رَكْعَةً بِعَشْرِ تَسْلِيمَاتٍ غَيْرِ الْوِتْرِ وَذَلِكَ خَمْسُ تَرْوِيحَاتٍ وَالتَّرْوِيحَةُ أَرْبَعُ رَكَعَاتٍ بِتَسْلِيمَتَيْنِ… وَبِهِ قَالَ أَبُو حَنِيفَةَ وَأَصْحَابُهُ وَأَحْمَدُ وَدَاوُدُ وَغَيرُهُمْ وَنَقَلَهُ الْقَاضِيُّ عِيَاضٍ عَن جُمْهُورِ الْعُلَمَاءِ. وَقَالَ مَالِكٌ: اَلتَّرَاوِيحُ تِسْعُ تَرْوِيحَاتٍ وَهِيَ سِتَّةٌ وَثَلاَثِينَ رَكْعَةً غَيْرُ الْوِتْرِ

“Mazhab kami ialah sesungguhnya ia 20 rakaat dengan 10 salam selain Witir. Jadi ada 5 rehat, dan setiap sekali rehat ada 4 rakaat dengan 2 salam…Dan mengikut juga pendapat inilah (iaitu 20 rakaat) oleh Abu Hanifah dan rakan-rakannya, Ahmad, Daud (azh-Zahiri) dan selain dari mereka. Al-Qadhi ‘Iyadh juga menukilkannya dari jumhur Ulama’. Imam Malik berkata: Sholat Tarawih ada 9 rehat iaitu 36 rakaat selain dari Witir.”

4) Imam Syarbini al-Khatib menyebutkan:

اَلتَّرَاوِيحُ عِشْرُونَ رَكْعَةً بِعَشَرِ تَسْلِيمَاتٍ فِي كُلِّ لَيْلَةٍ مِن رَمَضَانَ لِمَا رَوَاهُ الْبَيْهَقِيُّ بِإِسْنَادٍ صَحِيحٍ أَنَّهُمْ كَانُوا يَقُومُونَ عَلَى عَهْدِ عُمَرَ بْنِ الْخَطَّابِ فِي شَهْرِ رَمَضَانَ بِعِشْرِينَ رَكْعَةً.

“Dan Tarawih itu 20 rakaat dengan 10 salam setiap bulan Ramadhan. Demikiannlah hadith Al-Baihaqi dengan sanad yang shahih bahawasanya sahabat-sahabat Nabi صلى الله عليه وآله وسلم mendirikan sembahyang pada masa Umar bin Al-Khattab dalam bulan Ramadhan sebanyak 20 rakaat. Dan Imam Malik meriwayatkan di dalam Al-Muwaththo’ sebanyak 23 rakaat, tetapi Imam Al-Baihaqi mengatakan bahawa yang tiga rakaat yang akhir ialah Sembahyang Witir.”

7) Imam Zainuddin bin Abd al-Aziz al-Malibari dalam kitab Fath al-Mu’in menyimpulkan bahawa sholat Tarawih hukumnya sunat yang jumlahnya 20 rakaat:

وَصَلاَةُ التَّرَاوِيحِ سُنَّةٌ مُؤَكَّدَةٌ وَهِيَ عِشْرُونَ رَكْعَةً بِعَشْرِ تَسْلِيمَاتٍ فِي كُلِّ لَيْلَةٍ مِنْ رَمَضَانَ لِخَبَرٍ (( مَن قَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاِحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِن ذَنبِهِ )) وَيَجِبُ التَّسْلِيمُ مِن كُلِّ رَكْعَتَيْن فَلَوْ صَلَّى أَرْبَعًا مِنْهَا بِتَسْلِيمَةٍ لَمْ تَصِحُّ.

“Sholat Tarawih hukumnya sunat, 20 rakaat dan 10 salam pada setiap malam di bulan Ramadhan. Kerana ada hadith: Barang siapa melaksanakan (sholat Tarawih) di malam Ramadhan dengan iman dan mengharap pahala, maka dosanya yang terdahulu diampuni. Setiap dua rakaat harus salam. Jika sholat Tarawih 4 rakaat dengan satu kali salam maka hukumnya tidak sah……”

Di dalam kitab Rahmah al-Ummah fi Ikhtilaf al-Aimmah karangan Al-Allamah Abi Abdillah Muhammad bin Abdur Rahman ad-Dimasyqi al-Uthmani asy-Syafi’e pada Hamisy al-Mizan al-Kubra menyatakan:

فَصْلٌ: وَمِنَ السُّنَنِ صَلاَةُ التَّرَاوِيحِ فِي شَهْرِ رَمَضَانَ عِندَ أَبِي حَنِيفَةَ وَالشَّافِعِي وَأَحْمَدَ وَهِيَ عِشْرُونَ رَكْعَةً بِعَشْرِ تَسْلِيمَاتٍ وَفِعْلُهَا فِي الْجَمَاعَةِ أَفْضَلُ

“(Fasal): Dan termasuk dari sholat-sholat sunat ialah Sholat Tarawih pada bulan Ramadhan di sisi Abu Hanifah, Syafi’e dan Ahmad iaitu ia adalah sebanyak 20 rakaat dengan 10 salam. Dan mendirikannya secara berjama’ah adalah afdhal.”

9) Syaikh Abd al-Qadir ar-Rahbawi menyebutkan di dalam kitabnya As-Sholah ‘ala al-Mazahib al-Arba’ah:

وَعَدَدُ رَكْعِتِهَا عِشْرُونَ رَكْعَةً. وَهَذَا الَّذِي بَيَّنَهُ عُمَرُ بْنِ الْخَطَّابِ رضي الله بِفِعْلِهِ عِندَمَا جَمَعَ النَّاسَ أَخِيرًا فِي الْمَسْجِدِ، وَصَلاَتِهِمْ خَلْفَ إِمَامٍ وَاحِدٍ، وَوَافَقَهُ الصَّحَابَةُ عَلَى ذَلِكَ وَلَمْ يَكُن لَهُمْ مُخَالِفٌ مِمَّن بَعْدَهُمْ مِنَ الْخُلَفَاءِ الرَّاشِدِينَ…

“Dan bilangan rakaatnya (Sholat Tarawih) 20 rakaat. Dan inilah yang diterangkan oleh Sayyiduna Umar bin Al-Khattab dengan perbuatannya ketika mengumpulkan para sahabat akhirnya dalam masjid. Dan (menyuruh) mereka bersembahyang di belakang seorang imam. Para sahabat bersetuju atas perbuatannya itu dan tidak ada seorangpun Khalifah yang datang selepas mereka (selepas sahabat) yang menyalahkan mereka (Umar dan generasi sahabat yang melakukan 20 rakaat).”

10) Mufti Besar Negara Mesir, Al-Allamah Syaikh Ali Jum’ah [30] menyebutkan di dalam kitabnya Al-Bayan Lima Yasyanghal al-Azhan:

وَالْحَقُ أَنَّ اْلأُمَّةَ أَجْمَعَتْ عَلَى أَنَّ صَلاَةَ التَّرَاوِيحِ عِشْرِينَ رَكْعَةً مِنْ غَيْرِ الْوِتْرِ، وَثَلاَثَ وَعِشْرِينَ رَكْعَةً بِالْوِتْرِ، وَهُوَ مُعْتَمَدُ الْمَذَاهِبِ الْفِقْهِيَّةِ اْلأَرْبَعَةِ: اَلْحَنَفِيَّةِ وَالْمَالِكِيَّةِ فِي الْمَشْهُورِ وَالشَّافِعِيَّةِ وَالْحَنَابِلَةِ.

“Dan yang benarnya (dalam perkara rakaat Tarawih) ialah, sesungguhnya umat Islam telah ijma’ ke atas Sholat Tarawih itu 20 rakaat tidak termasuk Witir, dan 23 rakaat termasuk Witir yang mana itulah yang mu’tamad (dipegang) oleh mazhab-mazhab feqah yang empat: Mazhab Hanafi, pendapat yang masyhur dalam mazhab Maliki, mazhab Syafi’e dan mazhab Hanbali.”

11) Di dalam kitab Al-Fiqh ‘Ala al-Mazahib al-Arba’ah disebutkan:

وَقَدْ ثَبَّتَ أَنَّ صَلاَةَ التَّرَاوِيحِ عِشْرُونَ رَكْعَةً سِوَى الْوِتْرِ

“Dan sesungguhnya telah tetaplah (thabit) bahawa Sholat Tarawih adalah 20 rakaat (menurut semua imam mazhab) selain Witir

12) Disebutkan di dalam kitab Al-Hady an-Nabawi ash-Shahih fi Solah at-Tarawih

karangan Syaikh Muhammad Ali ash-Shabuni:

قَالَ اْلإِمَامُ التِّرْمِذِي فِي جَامِعِهِ اَلْمُسَمَّى سُنَنِ التِّرْمِذِي: أَكْثَرَ أَهْلُ الْعِلْمِ عَلَى مَا رُويَ عَنْ عُمَرَ، وَعَلِيٍّ وَغَيْرِهِمَا مِنْ أَصْحَابِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم: عِشْرِينَ رَكْعَةً وَهُوَ قَوْلُ سُفْيَانَ الثَّوْرِي وَإِبْنِ الْمُبَارَكَ وَالشَّافِعِيّ وَقَالَ الشَّافِعِي : وَهَكَذَا أَدْرَكْتُ النَّاسَ بِمَكَّةَ يُصَلُّونَ عِشْرِينَ رَكْعَةً . أهـ.

“Al-Imam At-Tirmizi berkata di dalam kitab Jami’nya yang bernama Sunan at-Tirmizi: Kebanyakan Ahl al-Ilm di atas pendapat seperti yang diriwayatkan dari Sayyiduna Umar, Sayyiduna Ali dan selain keduanya dari para sahabat Nabi صلى الله عليه وآله وسلم iaitu (mendirikan sholat Tarawih sebanyak) 20 rakaat. Ia adalah pendapat Sufyan ath-Thauri, Ibn Al-Mubarak, Syafi’e. Imam Syafi’e berkata: Dan beginilah aku mendapati orang ramai di Makkah mereka mendirikan (sholat Tarawih dengan ) 20 rakaat.” Intaha.

Ibn Rusyd menyebutkan di dalam Bidayah al-Mujtahid:

اِخْتَارَ مَالِكٌ – فِي أَحَدِ قَوْلَيْهِ – وَأَبُو حَنِيفَةَ وَالشَّافِعِي وَأَحْمَدُ اَلْقِيَامُ بِعِشْرِينَ رَكْعَةً سِوَى الْوِتْرِ.

“Imam Malik telah memilih –dalam salah satu di antara dua pendapatnya-,

juga Abu Hanifah, Syafi’e, Ahmad dengan 20 rakaat selain Witir.”

Seterusnya Syaikh Muhammad Ali ash-Shabuni menyebutkan:

“Bahawa kedua Haramaian (Masjidil Haram dan Masjid Nabawi) juga menjadi panduan dan ikutan kita dalam perkara Sholat Tarawih 20 rakaat ini yang mana kedua-dua masjid suci ini mendirikan Sholat Tarawih dengan 20 rakaat sejak zaman dahulu lagi sehingga sekarang.”

Meskipun demikian bila shalat taraweh dilakukan kurang dari 20 rakaat juga telah mendapatkan kesunahan seperti keterangan dalam kitab at-tausyah Hal. 52

وَهِيَ عِشْرُونَ رَكْعَة بعشر تسليمات وجوباً ولو صلي بدون عشرين حصل له ما فعله

“Shalat taraweh adalah 20 roka’at dengan sepuluh salaman secara wajib, bila seseorang shalat kurang dari 20 rokaat maka ia juga telah mendapatkan yang ia kerjakan”

Derajat Hadits yang Meriwayatkan bahwa Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa aalihii wasallam Qiyam Ramadhan Delapan Rakaat
عن جابر بن عبد الله قال صلى بنا رسول الله صلى الله عليه و سلم في رمضان ثمان ركعات والوتر فلما كان من القابلة اجتمعنا في المسجد ورجونا أن يخرج إلينا فلم نزل في المسجد حتى أصبحنا فدخلنا على رسول الله صلى الله عليه و سلم فقلنا له : يا رسول الله رجونا أن تخرج إلينا فتصل بنا فقال : كرهت أن يكتب عليكم الوتر
'AN JAABIR IBNI 'ABDILLAAH QAALA:SHALLAA BINAA RASUULULLAAH shallallaahu 'alaihi wasalllam FII RAMADHAAN TSAMAANA RAKA'AATIN WAL WITRA. FALAMMAA KAANA MINAL QAABILATI IJTAMA'NAA FIL MASJIDI WA RAJAUNAA AN YAKHRUJA ILAINAA FALAM NAZAL FIL MASJIDI HATTAA ASHBAHNAA. FADAKHALNAA 'ALAA RASUULILLAAH shallallaahu 'alaihi wasallam FA QULNAA LAHUU YAA RASUULALLAAH RAJAUNAA AN TAKHRUJA ILAINAA FATUSHALLI BINAA FA QAALA KARIHTU AN YUKTABA 'ALAIKUM AL WITRU
Dari Jabir bin Abdullah, dia berkata: ”Rasulullah -shallaahu 'alaihi wasallam- shalat dengan kami pada malam Ramadhan delapan rakaat dan witir.Maka ketika malam berikutnya kami berkumpul didalam masjid dan berharap beliau akan keluar kepada kami, dan kami terus menerus dimasjid sampai pagi, kemudian kami masuk kepada Rasulullah shallallaahu 'alaihi wasallam dan kami berkata kepada beliau: ’Wahai Rasulullah, kami berharap engkau keluar kepada kami dan engkau shalat dengan kami, maka beliau bersabda: "Saya tidak senang witir diwajibkan atas kalian.’'
Pertama : Al Hafizh Adz Dzahabi dalam kitab Miizaanul I'tidal juz III halaman 310, ketika menjelaskan rawi yang bernama 'Isa bin Jaariyah, beliau mengutip sebuah sanad dan matan sebagai berikut:.
جعفر بن حميد ، حدثنا يعقوب القمى ، عن عيسى بن جارية ، عن جابر ، قال : صلى بنا رسول الله صلى الله عليه وسلم ليلة في رمضان ثمانى ركعات ، والوتر ، فلما كان في القابلة اجتمعنا ورجونا أن يخرج ، فلم نزل حتى أصبحنا ، قال : فدخلنا على النبي صلى الله عليه وسلم فقلنا : يا رسول الله اجتمعنا في المسجد ، ورجونا أن تخرج إلينا . فقال : إنى كرهت أن يكتب عليكم الوتر
al-Hafizh Adz-Dzahabi berkata : ISNAADUHUU WASATHUN (sanadnya tengah-tengah). [ Sumber:Miizaanul I'tidal 3/310, cetakan Daar Ihya al Kutub al 'Arabiyyah ].
Kedua : Al Hafizh al Haitsami dalam kitab Majma'uz Zawaaid juz III halaman 224
وعن جابر قال: صلى بنا رسول الله صلى الله عليه وسلم في شهر رمضان ثمان ركعات وأوتر فلما كانت القابلة اجتمعنا في المسجد ورجونا أن يخرج إلينا فلم يزل فيه حتى أصبحنا ثم دخلنا فقلنا: يا رسول الله اجتمعنا في المسجد ورجونا أن تصلي بنا؟ قال:إني خشيت - أو كرهت - أن يكتب عليكم".  رواه أبو يعلى والطبراني في الصغير وفيه عيسى بن جارية وثقه ابن حبان وغيره وضعفه ابن معين.
RAWAAHU ABUU YA'LAA WATHTHABARAANI FISHSHAGHIIRWA FIIHI 'IISAA IBNU JAARIYAH WATSTSAQAHUU IBNU HIBBAAN WA GHAIRUHUU WA DHA''AFAHUU IBNU MA'IIN
Hadits diriwayatkan oleh Abu Ya'la dan ath Thabarani.Didalam hadits ada Isa bin Jariyah, dia ditsqahkan oleh Ibnu Hibban dan lainnya, didha'ifkan oleh Ibnu Ma'in
Sumber :
* مجمع الزوائد. الإصدار 2.02* *للحافظ الهيثمي* * اسم الكتاب الكامل: مجمع الزوائد ومنبع الفوائد* *للحافظ نور الدين علي بن أبي بكر الهيثمي المتوفى سنة 807* بتحرير الحافظين الجليلين: العراقي وابن حجر* *المحتويات: جميع الكتاب: الجزء الأول حتى العاشر.* جميع الكتاب مدقق مرتين* *تم التدقيق الثاني بالمقابلة مع طبعة دار الفكر، بيروت، طبعة 1412 هـ، الموافق 1992 ميلادي

Ketiga : Dr. Muhammad Musthafa al A'zhami ketika mentahqiq shahih Ibnu Khuzaimah, beliau mengomentari hadist diatas :
إسناده حسن عيسى بن جارية فيه لين
ISNAADUHUU HASAN, 'IISAA IBNU JAARIYAH FIIHI LIINUN (sanadnya hasan, Isa bin Jariyah didalamnya ada kelemahan).
Sumber :
الكتاب : صحيح ابن خزيمةالمؤلف : محمد بن إسحاق بن خزيمة أبو بكر السلمي النيسابوريالناشر : المكتب الإسلامي - بيروت ، 1390 - 1970تحقيق : د. محمد مصطفى الأعظمي
Keempat : Syu'eib al Arna`uth ketika mentahqiq shahih Ibnu Hibban, beliau mengomentari hadits diatas :
إسناده ضعيف
ISNAADUHUU DHA'IIFUN (sanadnya dha'if).
Sumber :
الكتاب : صحيح ابن حبان بترتيب ابن بلبانالمؤلف : محمد بن حبان بن أحمد أبو حاتم التميمي البستيالناشر : مؤسسة الرسالة - بيروتالطبعة الثانية ، 1414 - 1993تحقيق : شعيب الأرنؤوطعدد الأجزاء : 18الأحاديث مذيلة بأحكام شعيب الأرنؤوط عليها
Di atas dikatakan:al Hafizh Adz Dzahabi berkata :
إسناده وسط
ISNAADUHUU WASATHUN (sanadnya tengah-tengah). Saya belum menemukan apakah itu yang dmaksud dengan : ISNAD WASATH, Hanya saja dalam sebuah situs dikatakan:
وقولهم: ((حديث صالح)) أو: ((إسناده صالح)) وهذا يرادف الحسن، وقد يكون أدنى منه، كصالح للاعتبار لا للاحتجاج.وقولهم: ((إسناده وسط)) فهو بمنزلة ((صالح)) إلا إن دلت قرينة على إرادة الحسن.

*Keutamaan salat tarawih dari mulai hari 1-30 ternyata memiliki keutamaan yang berbeda-beda. Sehingga jangan sampai Anda melewatkannya begitu saja*

Sungguh di sayangkan ketika kita hanya melewatkan sholat tarawih begitu saja, karena keutamaan sholat tarawih itu sangat besar pahalanya.

*Dari Abu Hurarirah radhiallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda*

*Barang siapa melakukan qiyam Ramadhan atas dasar iman dan mencari pahala, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni.” (HR. Bukhari)*

Untuk mengetahui apa saja keutamaan shalat Tarawih dari hari 1-30. Berikut ini keutamaan shalat Tarawih di bulan ramadhan dari malam pertama hingga malam terakhir:

Malam ke 1
Keutamaan sholat tarawih dimalam pertama adalah ia akan keluar dari dosa dosa sebagaimana ia baru di lahirkan

Malam ke 2
Keutamaan sholat tarawih dimalam ke 2, Barang Siapa yang melaksanakan Sholat Sunnat Tarawih pada malam ke dua Ramadhan, maka dosanya dan kedua dosa ibu bapak nya akan di ampuni oleh SWT

Malam ke 3
Keutamaan sholat tarawih dimalam ke 3, Barang Siapa yang melaksanakan Sholat Sunnat Tarawih pada malam ke tiga Ramadhan, maka maka malaikat yang ada di Arsy berdoa kepada Allah agar diampuni dosa kita

Malam ke 4
Keutamaan sholat tarawih dimalam ke 4, Barang Siapa yang melaksanakan Sholat Sunnat Tarawih pada malam ke empat Ramadhan, maka ia akan memperolah pahala dari orang2 yang membaca kitab Taurat, Zabur, Injil dan Al Qur’an

Malam ke 5
Keutamaan sholat tarawih dimalam ke 5, Barang Siapa yang melaksanakan Sholat Sunnat Tarawih pada malam ke lima Ramadhan, maka Allah akan Memberikan Pahala sebagaimana Pahala nya orang2 yang sholat di masjidil Haram, Masjid Madina dan Aqsa.

Malam ke 6
Keutamaan sholat tarawih dimalam ke 6, Barang Siapa yang melaksanakan Sholat Sunnat Tarawih pada malam ke enam Ramadhan, maka Malaikat yang tawaf di Baitul Makmur (70Ribu malaikat) serat batu2 dan tanah mendoakan orang2 yang melaksanakan sholat tarwih pada malam ini.

Malam ke 7
Keutamaan sholat tarawih dimalam ke 7, Barang Siapa yang melaksanakan Sholat Sunnat Tarawih pada malam ke tujuh Ramadhan, maka ia akan memperolah pahala Se akan2 bertemu dengan Nabi Musa dan Berjuang mengalahkan musuh ketatnya yaitu Fi’aun dan Hamman.

Malam ke 8
Keutamaan sholat tarawih dimalam ke 8, Barang Siapa yang melaksanakan Sholat Sunnat Tarawih pada malam ke delapan Ramadhan, maka ia akan memperolah pahala yang di lakukan nabi Ibrahim As

Malam ke 9
Keutamaan sholat tarawih dimalam ke 9, Barang Siapa yang melaksanakan Sholat Sunnat Tarawih pada malam ke sembilan Ramadhan, maka ia akan di naikkan mutu dan nilai ibadah nya sebagaimana mutu dan Ibadah Nabi Muhammad SAW.

Malam ke 10
Keutamaan sholat tarawih dimalam ke 10, Barang Siapa yang melaksanakan Sholat Sunnat Tarawih pada malam ke sepuluh Ramadhan, maka Allah akan mengkaruniakan kepadanya kebaikan dunia dan Akhirat.

Malam ke 11
Keutamaan sholat tarawih dimalam ke 11, Barang Siapa yang melaksanakan Sholat Sunnat Tarwih pada malam ke sebelas Ramadhan, maka ia akan keluar dari dosa dosa sebagaimana ia baru di lahirkan.

Malam ke 12
Keutamaan sholat tarawih dimalam ke 12, Barang Siapa yang melaksanakan Sholat Sunnat Tarawih pada malam ke dua belas Ramadhan, maka ia akan datang pada Hari Kiamat dalam ke adaan muka yang bercahaya karna pengaruh Ibadahnya

Malam ke 13
Keutamaan sholat tarawih dimalam ke 13, Barang Siapa yang melaksanakan Sholat Sunnat Tarawih pada malam ke tiga belas Ramadhan, maka maka ia akan datang pada hari kiamat dalam ke adaan sentosa, terlepas dari segala kejelekan dan keburukan

Malam ke 14
Keutamaan sholat tarawih dimalam ke 14, Barang Siapa yang melaksanakan Sholat Sunnat Tarawih pada malam ke empat belas Ramadhan, maka malaikat akan datang dan menyaksikan nya melaksanakan sholat Tarwih serta Allah akan melindunginya pada Hari Kiamat

Malam ke 15
Keutamaan sholat tarawih dimalam ke 15, Barang Siapa yang melaksanakan Sholat Sunnat Tarawih pada malam lima belas Ramadhan, maka semua malaikat yang menanggung Arsy berselawat kepada nya dan memohonkan ampun atas dosa2.

Malam ke 16
Keutamaan sholat tarawih dimalam ke 16, Barang Siapa yang melaksanakan Sholat Sunnat Tarawih pada malam ke enam belas Ramadhan, maka Allah akan menulis kan kepada nya terlepas dan Azab Neraka dan di masukkan ke Syurga nya Allah.

Malam ke 17
Keutamaan sholat tarawih dimalam ke 17, Barang Siapa yang melaksanakan Sholat Sunnat Tarawih pada malam ke tujuh belas Ramadhan, maka pahala sholat arwih nya pada malam itu disamakan derjat nya dengan pahala para Nabi

Malam ke 18
Keutamaan sholat tarawih dimalam ke 18, Barang Siapa yang melaksanakan Sholat Sunnat Tarawih pada malam ke delapan belas Ramadhan, maka Para Malaikat Berseru kepada nya : hai hamba Allah, sesungguhnya Allah SWT telah redha kepada mu, dan kepada ibu bapak mu baik yg masih hidup maupun yang sudah mati.

Malam ke 19
Keutamaan sholat tarawih dimalam ke 19, Barang Siapa yang melaksanakan Sholat Sunnat Tarawih pada malam ke sembilan belas Ramadhan, maka ia akan menaikkan Derjatnya dalam Syurga Firdaus

Malam ke 20
Keutamaan sholat tarawih dimalam ke 20, Barang Siapa yang melaksanakan Sholat Sunnat Tarawih pada malam ke dua puluh Ramadhan, maka Allah akan mengkaruniakan kepadanya pahala orang2 yang mati syahid dan pahala orang2 sholeh.

Malam ke 21
Keutamaan sholat tarawih dimalam ke 21, Barang Siapa yang melaksanakan Sholat Sunnah Tarawih pada malam ke dua puluh satu Ramadhan, maka Allah membangun untuknya sebuah gedung dari cahaya.

Malam ke 22
Keutamaan sholat tarawih dimalam ke 22, Barang Siapa yang melaksanakan Sholat Sunnah Tarawih pada malam ke dua puluh dua Ramadhan, maka Allah menjamin kita datang pada hari kiamat dalam keadaan aman dari setiap kesedihan dan kesusahan.

Malam ke 23
Keutamaan sholat tarawih dimalam ke 23, Barang Siapa yang melaksanakan Sholat Sunnat Tarawih pada malam ke dua puluh tiga Ramadhan, maka Allah buat khusus untuk nya kota (taman indah di Syurga)

Malam ke 24
Keutamaan sholat tarawih dimalam ke 24, Barang Siapa yang melaksanakan Sholat Sunnat Tarawih pada malam ke dua puluh empat Ramadhan, maka Akan di kabulkan oleh Allah swt 24 Macam do’anya

Malam ke 25
Keutamaan sholat tarawih dimalam ke 25, Barang Siapa yang melaksanakan Sholat Sunnat Tarawih pada malam ke dua puluh lima Ramadhan, maka Allah akan membebaskan nya dari Azab kubur

Malam ke 26
Keutamaan sholat tarawih dimalam ke 26, Barang Siapa yang melaksanakan Sholat Sunnat Tarawih pada malam ke dua puluh enam Ramadhan, maka ia akan mendapat pahala dari Allah swt untuk 40 tahun

Malam ke 27
Keutamaan sholat tarawih dimalam ke 27, Barang Siapa yang melaksanakan Sholat Sunnat Tarawih pada malam ke dua puluh tujuh Ramadhan, maka ia akan melewati titian Shirotal Mustaqim secepat kilat

Malam ke 28
Keutamaan sholat tarawih dimalam ke 28, Barang Siapa yang melaksanakan Sholat Sunnat Tarawih pada malam ke dua puluh delapan Ramadhan, maka di tinggikan Derjat nya di Syurga 1000 derajat

Malam ke 29
Keutamaan sholat tarawih dimalam ke 29, Barang Siapa yang melaksanakan Sholat Sunnat Tarawih pada malam ke dua puluh sembilan Ramadhan, maka ia akan mendapat pahala dari Allah bagaikan 1000 kali pahala Naik Haji

Malam ke 30
Keutamaan sholat tarawih dimalam terahir, Barang Siapa yang melaksanakan Sholat Sunnat Tarawih pada malam ke tiga puluh Ramadhan, maka Allah Berfirman kepada nya “Makanlah olehmu buah buahan Syurga, Mandilah kamu dengan Air Salsabil, Minumlah oleh mu Air Al-Kautsar, Akulah Tuhanmu dan engkaulah hamba-Ku”
والله اعلم...

7 JENIS NAFSU MENURUT SYEKH NAWAWI AL BANTANI

 7 JENIS NAFSU MENURUT SYEKH NAWAWI AL BANTANI Dalam Kitab Qotrul Ghois Syekh Muhammad Nawawi Al-Jawi membagi nafsu dalam 7 tingkatan yang d...