Senin, 01 Januari 2018

JAWABAN HASAN AL-BASHRI

Seseorang mengadukan kepada Hasan al-Bashri tentang musim paceklik yang terjadi.
Lalu beliau berkata,
“Beristighfarlah kepada Allah.”

Kemudian orang lain mengadu lagi kepada beliau tentang kemiskinannya.
Lalu beliau berkata,
“Beristighfarla h kepada Allah.”

Kemudian mengeluhkan lagi orang lain kepada beliau tentang kekeringan pada lahan (kebunnya).
Lalu beliau berkata,
“Beristighfarla h kepada Allah.”

Kemudian datang mengadu lagi orang lain kepada beliau karena belum mempunyai anak. Lalu beliau berkata
“Beristighfarla h kepada Allah.”

Kemudian beliau membacakan ayat dalam surat Nuh,
ﻓَﻘُﻠْﺖُ ﺍﺳْﺘَﻐْﻔِﺮُﻭﺍ ﺭَﺑَّﻜُﻢْ ﺇِﻧَّﻪُ ﻛَﺎﻥَ ﻏَﻔَّﺎﺭًﺍ ﻳُﺮْﺳِﻞِ ﺍﻟﺴَّﻤَﺎﺀَ
ﻋَﻠَﻴْﻜُﻢْ ﻣِﺪْﺭَﺍﺭًﺍ ﻭَﻳُﻤْﺪِﺩْﻛُﻢْ ﺑِﺄَﻣْﻮَﺍﻝٍ ﻭَﺑَﻨِﻴﻦَ ﻭَﻳَﺠْﻌَﻞْ ﻟَﻜُﻢْ
ﺟَﻨَّﺎﺕٍ ﻭَﻳَﺠْﻌَﻞْ ﻟَﻜُﻢْ ﺃَﻧْﻬَﺎﺭًﺍ

“Mohonlah ampun kepada Tuhanmu,
sesungguhnya Dia adalah Maha
Pengampun. Niscaya Dia akan
mengirimkan hujan lebat kepadamu, dan menambah harta dan anak-anakmu, dan menjadikan untukmu kebun-kebun dan mengadakan pula untukmu sungai-sungai.” (QS Nuh: 10-12)
[Disebutkan oleh Ibnu Hajar di Fathul Bari 11/98]

Wahai sahabatku....
Dari sini dapat kiata ketahui bahwasannya istigfar adalah kunci untuk mendapatkan kebahagiaan dunia dan akhirat....

Oleh karena itu,barangsiapa yang menginginkan kebahagian dan keberuntungan baik itu di dunia maupun akhirat,maka hendaknya dia memperbanyak istigfar....

Bacalah hadis berikut....
Nabi shalallah alaihi wasalam menjanjikan keberuntungan kepada orang2 yang memperbanyak istigfar...
ﻋَﻦْ ﻋَﺒْﺪِ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﺑْﻦِ ﺑُﺴْﺮٍ ﺭَﺿِﻲَ ﺍﻟﻠﻪ ﻋَﻨْﻪُ ﻗﺎﻝَ: ﻗَﺎﻝَ ﺍﻟﻨَّﺒِﻲُّﺻَﻠَّﻰ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﻭَﺳَﻠَّﻢَ" :ﻃُﻮﺑَﻰ ﻟِﻤَﻦْ ﻭَﺟَﺪَ ﻓِﻲﺻَﺤِﻴﻔَﺘِﻪِ ﺍﺳْﺘِﻐْﻔَﺎﺭًﺍ ﻛَﺜِﻴﺮًﺍ." ﺃﺧﺮﺟﻪ ﺍﺑﻦ ﻣﺎﺟﻪ
(2/1254 ، ﺭﻗﻢ 3818 )

"Sungguh beruntung seseorang yang mendapatkan istigfar yang banyak di dalam catatan amalannya"
(HR. IBNU MAJAH,NO 3818)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

7 JENIS NAFSU MENURUT SYEKH NAWAWI AL BANTANI

 7 JENIS NAFSU MENURUT SYEKH NAWAWI AL BANTANI Dalam Kitab Qotrul Ghois Syekh Muhammad Nawawi Al-Jawi membagi nafsu dalam 7 tingkatan yang d...