MENUTUPI AIB SESAMA
Seorang perempuan pernah datang menemui Hatim bin ‘Ulwan al-’Ashomm untuk menanyakan suatu masalah. Tanpa disengaja tiba-tiba perempuan itu mengeluarkan angina (kentut) dengan cukup kerasnya. Merah padamlah mukanya, ia merasa malu tiada taranya.
Dengan berpura-pura, Hatim berkata, “Bicaralah dengan keras, aku tidak dapat mendengar suaramu!” Mengetahui sang guru tidak mendengarnya, hilanglah rasa malu perempuan tadi, dikiranya Syekh itu tuli. Dan sejak saatitulah orang-orang memberi gelar al-‘Ashomm (tuli) kepada Syekh Hatim.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar