Kamis, 24 Mei 2018

Sebab Doa Tidak Dikabulkan

Sebab Doa Tidak Dikabulkan

مَرَّ إِبْرَاهِيْمُ بْنُ إِسْحَاقَ بِسُوْقِ الْبَصْرَةِ فَاجْتَمَعَ إِلَيْهِ النَّاسُ وَقَالُوْا لَهُ: يَا أَبَا إِسْحَاقَ مَالَنَا نَدْعُوْا فَلَا يُسْتَجَابُ لَنَا؟ قَالَ: لِأَنَّ قُلُوْبَكُمْ مَاتَتْ بِعَشْرَةِ أَشْيَاءَ:
Ibrahim bin Ishaq lewat di pasar Bashrah. Lalu orang-orang mengerumuninya seraya bertanya, “Wahai Abu Ishaq, apa sebab doa-doa kami tidak dikabulkan?” Beliau menjawab, “Karena hati kalian telah mati oleh sepuluh perkara:”

اَلْأَوَّلُ: عَرَفْتُمُ اللهَ تَعَالَى... فَلَمْ تُؤَدُّوْا حَقَّهُ
Pertama, kalian mengenal Allah Swt, tapi kalian tidak menunaikan hak-hak-Nya.

اَلثَّانِي: زَعَمْتُمْ أَنَّكُمْ تُحِبُّوْنَ رَسُوْلَهُ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ... وَتَرَكْتُمْ سُنَّتَهُ
Kedua, kalian mengklaim bahwa kalian mencintai Rasul-Nya saw, tapi kalian meninggalkan sunnahnya.

اَلثَّالِثُ: قَرَأْتُمُ الْقُرْآنَ... وَلَمْ تَعْمَلُوْا  بِهِ
Ketiga, kalian membaca al-Quran, tapi kalian tidak mengamalkannya.

اَلرَّابِعُ: أَكَلْتُمْ نِعْمَةَ اللهِ تَعَالَى... وَلَمْ تُؤَدُّوْا شُكْرَهَا
Keempat, kalian makan nikmat Allah Swt, tapi kalian tidak mensyukurinya.

اَلْخَامِسُ: قُلْتُمْ أَنَّ الشَّيْطَانَ عَدُوُّكُمْ... وَوَافَقْتُمُوْهُ
Kelima, kalian mengatakan bahwa setan itu musuh, tapi kalian malah menyetujuinya.

اَلسَّادِسُ: قُلْتُمْ أَنَّ الْجَنَّةَ حَقٌّ... وَلَمْ تَعْمَلُوْا لَهَا
Keenam, kalian mengatakan bahwa surga itu benar adanya, tapi kalian tidak beramal untuk memasukinya.

اَلسَّابِعُ: قُلْتُمْ أَنَّ النَّارَ حَقٌّ... وَلَمْ تَهْرُبُوْا مِنْهَا
Ketujuh, kalian mengatakan bahwa neraka itu benar adanya, tapi kalian tidak berusaha lari menjauhinya.

اَلثَّامِنُ: قُلْتُمْ أَنَّ الْمَوْتَ حَقٌّ... وَلَمْ تَسْتَعِدُوْا لَهُ
Kedelapan, kalian mengatakan bahwa kematian itu pasti, tapi kalian tidak mempersiapkannya.

اَلتَّاسِعُ: إِذَا انْتَبَهْتُمْ مِنَ النَّوْمِ... اِشْتَغَلْتُمْ بِعُيُوْبِ النَّاسِ وَنَسِيْتُم عُيُوْبَكُمْ
Kesembilan, apabila kalian bangun tidur, kalian sibuk dengan kekurangan orang lain, namun melupakan kekurangan diri kalian sendiri.

اَلْعَاشِرُ: دَفَنْتُمْ مَوْتَاكُمْ... وَلَمْ تَعْتَبِرُوْا بِهِمْ.
Kesepuluh, kalian kubur orang meninggal di antara kalian, tapi kalian tidak mengambil pelajaran.

(Syekh Muhammad al-‘Arifi).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

7 JENIS NAFSU MENURUT SYEKH NAWAWI AL BANTANI

 7 JENIS NAFSU MENURUT SYEKH NAWAWI AL BANTANI Dalam Kitab Qotrul Ghois Syekh Muhammad Nawawi Al-Jawi membagi nafsu dalam 7 tingkatan yang d...