KEUTAMAAN TAUHID BAGI IKHWAN THORIQOH
Bagian 1
Orang yg bertauhid kepada Allah SWT memiliki banyak keutamaan, antara lain:
1. Orang yg bertauhid kepada Allah akan dihapus dosa-dosanya.
Dalilnya adalah sabda Rasulullah SAW dalam sebuah hadits qudsi, dari Anas bin Malik Radhiyallahu anhu, ia berkata, “Aku mendengar Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, Allah Yang Mahasuci dan Mahatinggi berfirman:
…يَا ابْنَ آدَمَ إِنَّكَ لَوْ أَتَيْتَنِي بِقُرَابِ اْلأَرْضِ خَطَايَا ثُمَّ لَقِيْتَنِي لاَ تُشْرِكُ بِي شَيْئاً لأَتَيْتُكَ بِقُرَابِهَا مَغْفِرَةً.
‘…Wahai bani Adam, seandainya engkau datang kepada-Ku dengan dosa sepenuh bumi, sedangkan engkau ketika mati tidak menyekutukan Aku sedikit pun juga, pasti Aku akan berikan kepadamu ampunan sepenuh bumi pula.’”
2. Orang yang bertauhid kepada Allah Azza wa Jalla akan mendapatkan petunjuk yg sempurna, dan kelak di akhirat akan mendapatkan rasa aman.
Allah Azza wa Jalla berfirman:
ذِينَ آمَنُوا وَلَمْ يَلْبِسُوا إِيمَانَهُم بِظُلْمٍ أُولَٰئِكَ لَهُمُ الْأَمْنُ وَهُم مُّهْتَدُونَ
“Orang-orang yang beriman dan tidak mencampur-adukkan iman mereka dengan kezhaliman (syirik), mereka itulah orang-orang yang mendapat rasa aman dan mereka mendapat petunjuk. ” [Al-An’aam: 82]
Di antara permohonan kita yg paling banyak adalah memohon agar ditunjuki jalan yg lurus:
اهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيمَ صِرَاطَ الَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ
“Tunjukkanlah kami jalan yang lurus, yaitu jalannya orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepada mereka.” [Al-Faatihah: 6-7]
Yaitu jalannya para Nabi, shiddiqin, syuhada, dan orang-orang yang shalih.
Sebagaimana firman Allah Azza wa Jalla:
وَمَن يُطِعِ اللَّهَ وَالرَّسُولَ فَأُولَٰئِكَ مَعَ الَّذِينَ أَنْعَمَ اللَّهُ عَلَيْهِم مِّنَ النَّبِيِّينَ وَالصِّدِّيقِينَ وَالشُّهَدَاءِ وَالصَّالِحِينَ ۚ وَحَسُنَ أُولَٰئِكَ رَفِيقًا
“Dan barangsiapa yang mentaati Allah dan Rasul-(Nya), maka mereka itu akan bersama-sama dengan orang-orang yg dianugerahi nikmat oleh Allah, (yaitu) para Nabi, para shiddiiqiin, orang-orang yang mati syahid dan orang-orang shalih. Dan mereka itulah teman yang sebaik-baik-nya.” [An-Nisaa': 69]
Kita juga memohon kepada Allah SWT agar terhindar dari jalan orang-orang yg dimurkai Allah dan jalan orang-orang yg sesat, yaitu jalannya kaum Yahudi dan Nasrani.
3. Orang yg bertauhid kepada Allah Azza wa Jalla akan dihilangkan kesulitan dan kesedihannya di dunia dan akhirat.
Allah Azza wa Jalla berfirman:
وَمَن يَتَّقِ اللَّهَ يَجْعَل لَّهُ مَخْرَجًاوَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ
“…Barangsiapa yg bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar. Dan memberi-nya rizki dari arah yang tidak disangka-sangka…” [Ath-Thalaq : 2-3]
Seseorang tidak dikatakan bertakwa kepada Allah kalau dia tidak bertauhid. Orang yang bertauhid dan bertakwa akan diberikan jalan keluar dari berbagai masalah hidupnya.
4. Orang yg mentauhidkan Allah, maka Allah akan menjadikan dalam hatinya rasa cinta kepada iman dan Allah akan menghiasi hatinya dengannya serta Dia menjadikan di dalam hatinya rasa benci kepada kekafiran, kefasikan dan kedurhakaan.
Allah Azza wa Jalla berfirman:
وَاعْلَمُوا أَنَّ فِيكُمْ رَسُولَ اللَّهِ ۚ لَوْ يُطِيعُكُمْ فِي كَثِيرٍ مِّنَ الْأَمْرِ لَعَنِتُّمْ وَلَٰكِنَّ اللَّهَ حَبَّبَ إِلَيْكُمُ الْإِيمَانَ وَزَيَّنَهُ فِي قُلُوبِكُمْ وَكَرَّهَ إِلَيْكُمُ الْكُفْرَ وَالْفُسُوقَ وَالْعِصْيَانَ ۚ أُولَٰئِكَ هُمُ الرَّاشِدُونَ
“…Tetapi Allah menjadikan kamu cinta kepada keimanan dan menjadikan (iman itu) indah dalam hatimu serta menjadikan kamu benci kepada kekafiran, kefasikan dan kedurhakaan. Mereka itulah orang-orang yang mengikuti jalan yang lurus.” [Al-Hujurat: 7]
Bersambung
15/9/2024/ 16.17
Penyadur alfaqier
GUS ENDRO DIPONEGORO
KEUTAMAAN TAUHID BAGI IKHWAN THORIQOH
Bagian 2..
Tauhid merupakan satu-satunya sebab untuk mendapatkan ridha Allah, dan orang yg paling bahagia dgn syafa’at Nabi Muhammad SAW adalah orang yg mengatakan لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ dgn penuh keikhlasan dari dalam hatinya.
Orang yg bertauhid kepada Allah SWT dijamin masuk Surga.
من قال لا إله إلا الله، وكفر بما يُعبد من دون الله، حرم ماله ودمه، وحسابه على الله
Barang siapa yg mengucapkan tidak ada Tuhan (yg haqq disembah) kecuali Allah, dan ia mengingkari segala bentuk penyembahan kepada selain Allah, maka diharamkan harta dan darahnya, dan perhitungannya atas Allah. (HR. Muslim)
Dalam kitab Fathul Madjid disebutkan bahwa kalimat tauhid ini tidak hanya sekedar ucapan lisan, tetapi perlu dibenarkan oleh hati dan ditunjukkan dgn perbuatan yg jauh dari kesyirikan dan amalan yg penuh dgn keikhlasan. Atau dgn kata lain, tauhid perlu didasari oleh ilmu, keimanan, keyakinan dan keikhlasan. Hal ini sebagaimana hadits Rasulullah SAW,
من مات وهو يعلم أنه لا إله إلا الله دخل الجنة
Barang siapa yg mati dan ia mengetahui bahwa tidak ada Tuhan (yg haqq) disembah kecuali Allah, maka dimasukkan ke dalam surga (HR. Muslim)
Dan hadits,
فإن الله حرم على النار من قال لا إله إلا الله يبتغي بذلك وجه الله
Dan sesungguhnya Allah mengharamkan atas mereka neraka, barang siapa yg mengatakan tidak ada Tuhan (yg haqq) disembah kecuali Allah yg dengannya ia mencari wajah Allah (HR. Bukhari Muslim)
Orang yang bertauhid akan diberikan oleh Allah SWT kemenangan, pertolongan, kejayaan dan kemuliaan.
Allah Azza wa Jalla berfirman:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِن تَنصُرُوا اللَّهَ يَنصُرْكُمْ وَيُثَبِّتْ أَقْدَامَكُمْ
“Wahai orang-orang yang beriman, jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu.”
[Muhammad: 7]
Allah Azza wa Jalla berfirman:
وَعَدَ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا مِنكُمْ وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ لَيَسْتَخْلِفَنَّهُمْ فِي الْأَرْضِ كَمَا اسْتَخْلَفَ الَّذِينَ مِن قَبْلِهِمْ وَلَيُمَكِّنَنَّ لَهُمْ دِينَهُمُ الَّذِي ارْتَضَىٰ لَهُمْ وَلَيُبَدِّلَنَّهُم مِّن بَعْدِ خَوْفِهِمْ أَمْنًا ۚ يَعْبُدُونَنِي لَا يُشْرِكُونَ بِي شَيْئًا ۚ وَمَن كَفَرَ بَعْدَ ذَٰلِكَ فَأُولَٰئِكَ هُمُ الْفَاسِقُونَ
“Dan Allah telah menjanjikan kepada orang-orang yang beriman di antara kamu dan mengerjakan amal-amal shalih bahwa Dia sungguh akan menjadikan mereka berkuasa di bumi, sebagaimana Dia telah menjadikan orang-orang yang sebelum mereka berkuasa, dan sungguh Dia akan meneguhkan bagi mereka agama yang telah diridhai-Nya untuk mereka, dan Dia benar-benar akan mengubah (keadaan) mereka, sesudah mereka berada dalam ketakutan menjadi aman sentosa. Mereka tetap beribadah kepada-Ku dengan tidak mempersekutukan Aku dengan sesuatu apapun. Tetapi barangsiapa yang (tetap) kafir sesudah (janji) itu, maka mereka itulah orang-orang yang fasik.” [An-Nuur: 55]
[16/9/2024: 21.55]
PRNYADUR ALFAQIER GUS ENDRO DIPONEGORO
KEUTAMAAN TAUHID BAGI IKHWAN THORIQOH
Bagian 3
Orang yg bertauhid kepada Allah Azza wa Jalla akan diberi kehidupan yg baik di dunia dan akhirat.
Allah Azza wa Jalla berfirman:
مَنْ عَمِلَ صَالِحًا مِّن ذَكَرٍ أَوْ أُنثَىٰ وَهُوَ مُؤْمِنٌ فَلَنُحْيِيَنَّهُ حَيَاةً طَيِّبَةً ۖ وَلَنَجْزِيَنَّهُمْ أَجْرَهُم بِأَحْسَنِ مَا كَانُوا يَعْمَلُونَ
“Barangsiapa yg mengerjakan amal shalih, baik laki-laki maupun perempuan dlm keadaan beriman, maka pasti akan Kami berikan kepadanya kehidupan yg baik dan akan Kami beri balasan kpd mereka dgn pahala yg lebih baik dari apa yg telah mereka kerjakan.” [An-Nahl : 97]
Lewat tauhid akan mencegah seorang muslim kekal di Neraka.
Rasulullah SAW bersabda:
يَدْخُلُ أَهْلُ الْجَنَّةِ الْجَنَّةَ، وَأَهْلُ النَّارِ النَّارَ، ثُمَّ يَقُوْلُ اللهُ تَعَالَى: أَخْرِجُوْا مَنْ كَانَ فِي قَلْبِهِ مِثْقَالُ حَبَّةٍ مِنْ خَرْدَلٍ مِنْ إِيْمَانٍ، فَيُخْرَجُوْنَ مِنْهَا قَد ِاسْوَدُّوا فَيُلْقَوْنَ فِي نَهْرِ الْحَيَاءِ -أَوِ الْحَيَاةِ، شَكَّ مَالِكٌ- فَيَنْبُتُوْنَ كَمَا تَنْبُتُ الْحَبَّةُ فِي جَانِبِ السَّيْلِ، أَلَمْ تَرَ أَنَّهَا تَخْرُجُ صَفْرَاءَ مُلْتَوِيَةً؟
“Setelah penghuni Surga masuk ke Surga, dan penghuni Neraka masuk ke Neraka, maka setelah itu Allah Azza wa Jalla pun berfirman, ‘Keluarkan (dari Neraka) orang-orang yg di dalam hatinya terdapat seberat biji sawi iman!’ Maka mereka pun dikeluarkan dari Neraka, hanya saja tubuh mereka sudah hitam legam (bagaikan arang). Lalu mereka dimasukkan ke sungai kehidupan, maka tubuh mereka tumbuh (berubah) sebagaimana tumbuhnya benih yg berada di pinggiran sungai. Tidakkah engkau perhatikan bahwa benih itu tumbuh berwarna kuning dan berlipat-lipat?”
Orang yg bertauhid kpd Allah Azza wa Jalla delgn ikhlas, maka amal yg sedikit itu akan menjadi banyak.
Allah Azza wa Jalla berfirman:
الَّذِي خَلَقَ الْمَوْتَ وَالْحَيَاةَ لِيَبْلُوَكُمْ أَيُّكُمْ أَحْسَنُ عَمَلًا ۚ وَهُوَ الْعَزِيزُ الْغَفُورُ
“Yang menciptakan mati dan hidup, supaya Dia menguji kamu, siapa di antara kamu yg lebih baik amalnya. Dan Dia Maha Perkasa lagi Maha Pengampun.” [Al-Mulk : 2]
Dalam ayat yg mulia tersebut, Allah Azza wa Jalla menyebutkan dgn “amal yg baik”, tidak dgn “amal yg banyak”. Amal dikatakan baik atau shalih bila memenuhi 2 syarat, yaitu: (1) Ikhlas, dan (2) Ittiba’ (mengikuti contoh) Nabi Muhammad SAW. Sebagaimana disebutkan dalam hadits bahwa kalimat لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ pada hari Kiamat lebih berat dibandingkan langit dan bumi dengan sebab ikhlas.
KEUTAMAAN TAUHID BAGI IKHWAN THORIQOH
Bagian 4
DZIKIR NAFI ISBAT
Dzikir nafi isbat yaitu dzikir dengan mengucapkan.
"Laa Ilaaha Illallah” (Laa Ilaaha = Nafi, meniadakan Tuhan-Tuhanan lain.Illallah = Isbat, menetapkan Allah saja sebagai Tuhan).
Makna kalimat tauhid itu adalah tiada Tuhan selain Allah. Jelasnya ada lima makna dari kalimat itu :
1, tidak ada yg berhak disembah kecuali Allah.
2, tidak ada yg dituju kecuali Allah
3, tidak ada yg dicari kecuali Allah.
4, tidak ada yg wujud di alam ini kecuali Allah.
5, tidak ada yg dicintai kecuali Allah.
Sabda Rasulullah Saw lafal dzikir yg paling utama adalah dzikir Laa Ilaha Illallah sebagaimana sabdanya,
اَفْضَلُ مَاقُلْتُ اَناَ وَالنَّبِيُّوْنَ مِنْ قَبِلِي لاَ اِلَهَ اِلاَّ الله ُوَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ
Yang paling utama apa yg saya ucapkan dan yg diucapkan para nabi sebelum aku adalah Laa Ilaaha Illallah Wahdahuu Laa Syariikalah
(Tiada Tuhan selain Allah dengan Maha Esanya dan tiada sekutu bagi-Nya).”
Rasulullah saw bersabda,
“Siapa yg mengucapkan ‘Laa Ilaaha illallah Wahdahuu Laa Syariikalah Lahul Mulku Walahul Hamdu Wahuwa Alaa Kulli Syai’in Qadiir’
(tiada Tuhan selain Allah dengan Esa-Nya tiada sekutu bagi-Nya, bagi-Nya kerajaan dan pujian dan Dia berkuasa atas segala sesuatu)
dibaca setiap hari sebanyak 100 kali, maka kebaikannya menandingi atau sebanding dengan memerdekakan 10 budak, dan dicatat untuknya kebaikan 100 macam, dan 100 macam kejelekannya dihapus.
Di samping itu dia bebas dari godaan syetan pagi harinya sampai sore.
Dan seorang pun tidak bisa mengungguli amalannya kecuali orang yang membaca kalimat itu lebih banyak darinya.”
Pelaksanaan dzikir Laa Ilaaha Illallah itu harus memakai cara dan teori yg diajarkan oleh mursyid dan maka hrs lebih dahulu ditalkin oleh mursyid dan mengikuti kajian tauhid yg diselenggarakan di majlis bersama mursyid..
Cara yg telah diajarkan oleh Rasulullah saw kepada sayyidina Ali dalam sebuah hadis sebagai berikut:
Sayyidina Ali bertanya. Bagaimana aku berzikir Ya Rasulullah? Maka Rasulullah menjawab.
Caranya, pejamkan kedua matamu dan dengarkanlah dari aku sebanyak 3 kali, dan ucapkanlah seperti apa yg aku ucapkan, waktu engkau mengucapkan itu, aku mendengar,
maka Rasulullah saw mengucapkan
‘Laa Ilaaha Illallah’ sebanyak 3 kali, dengan kedua mata terpejam.
Kemudian sayyidina Ali mengucapkan seperti apa yg dilakukan oleh Rasulullah saw.
ALFAQIER GUS ENDRO DIPONEGORO:
1.Pengurus Idaroh Wustho JATMAN
جمعية أهل الطريقة المعتبرة النهضية,
/Jam‘iyyah Ahl al-Ṭarīqah al-Mu‘tabarah al-Nahḍiyyah) Prov.Lampung.
2.IKHWAN TQN PONDOK PESANTREN ARAFAH LAMPUNG
Tidak ada komentar:
Posting Komentar